Harga rata-rata saham atau average price adalah harga rata-rata saham yang terdapat pada portofolio Nasabah. Average price dapat digunakan untuk membandingkan apakah saham yang dibeli oleh Nasabah sudah mendapatkan gain (keuntungan) atau belum. Sebagai contoh, kamu membeli 1 lot saham PT ABC senilai Rp450.000. Lalu, keesokkan harinya, kamu kembali membeli 1 lot saham PT ABC senilai Rp400.000. Dengan demikian, harga rata-rata saham PT ABC di portofoliomu menjadi Rp425.000 per lot. Jika harga pasar terakhir (market last price) berada di atas Rp425.000, kamu dapat menjual saham tersebut dan mendapatkan keuntungan (gain). Sebaliknya, jika kamu menjual saham tersebut saat harga pasar terakhir berada di bawah harga rata-rata sahammu, maka kamu akan menjual saham dengan kerugian (loss). |